PT MSM Ambil Alih Sumber Air Masyarakat Wanga

sumtim kekeringan2

Anggota DPRD Sumba Timur yang menjadi wakil dari wilayah Umalulu, Tommy Umbu Pura, menjabarkan secara rinci  bahwa wilayah Wanga merupakan sejarah pertanian terbesar di Sumba. “Namun kita mungkin hanya akan tinggal sejarah,” kata Tommy.

“Ada dua sumber air di wilayah tersebut, yakni Sumber Air Matta dan juga Bulla. Pertama ada CSR antara pemerintah dan PT Muria Sumba Manis. Sumber air itu hampir dipastikan dibagi untuk kepentingan perusahaan, dan juga ada kesepakan bahwa harus ada saluran air yang juga untuk masyarakat. Namun sampai hari ini persoalan saluran belum juga kelar dan saluran tersebut belum sampai ke tingkat masyarakat,” jelasnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Lanjut Tommy, di Sumber Air Matta saluran air yang diberikan kepada masyarakat hanya dalam bentuk pipa. Pipa tersebut juga sudah jebol dan rusak sehingga aliran air tidak sampai kepada masyarakat.

Sebelum itu pemerintah membangun bendungan untuk pengairan lahan pertanian masyarakat. Bendungan tersebut sudah ada sejak lama dan masyatakat mendapatkan manfaat yang lebih baik.

Namun saat ini PT. MSM juga sudah membuat bendungan besar dan membangun resevoir untuk kepentingan mereka, sehingga masyarakat benar-benar tidak mendapatkan air lagi.

“Sekarang bendungan yang dibangun untuk kepentingan masyarakat sudah kering, karena air dari dua sumber air disedot oleh perusahaan dengan dibangun reservoir untuk kepentingan perkebunan mereka. Ini menjadi kendala dari dulu sampai hari ini sehingga kekeringan itu terjadi di Wanga,” tutur Tommy.

Terhadap keluhan masyarakat, Tommy sudah melakukan kunjungan dan melihat secara langsung masalah yang terjadi di masyarakat.

Pos terkait