Dia mengakui di atas bendungan pemerintah masih ada lagi bendungan perusahaan sehingga air yang bersumber dari dua mata air semuanya diambil oleh perusahaan.
“Sebenarnya bisa banyak cara perusahaan besar mengambil air, tidak harus mengorbankan masyarakat dengan cara seperti ini. Sumber air merupakan milik negara yang diutamakan kepentingan masyarakat, bukannya milik perusahaan dan membuat masyarakat menderita seperti ini,” kata Tommy. (np)







