Ritual Tahun Baru Adat Eko Ho’e di Desa Taekas, Warga Tunbaba Panjatkan Doa untuk Hujan dan Kesuburan

IMG 20260106 WA0006

KEFAMENANU KABARNTT.ID — Masyarakat adat Tunbaba di Desa Taekas, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), kembali menggelar ritual Tahun Baru Adat Eko Ho’e, Senin (5/1/2026). Kegiatan sakral ini dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan serta kebersamaan.

Ritual Eko Ho’e diawali dengan tutur adat kepada para leluhur, sebagai bentuk penghormatan dan pengakuan atas peran leluhur dalam menjaga kehidupan, tanah, dan alam. Dalam tutur adat tersebut, para tetua adat menyampaikan permohonan agar para leluhur berkenan menyampaikan doa-doa masyarakat kepada Sang Pencipta, khususnya agar curah hujan turun secara teratur dan bersahabat.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Setelah tutur adat, kegiatan dilanjutkan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Pater Stanis Kofi, SVD dan didampingi Pater Marsel Bao Nule, SVD.

Dalam homilinya, Pater Stanis menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara iman, adat, dan tanggung jawab manusia terhadap alam ciptaan Tuhan.

Ia mengajak umat untuk terus merawat tanah, air, dan persaudaraan sebagai sumber kehidupan bersama.

Ritual Tahun Baru Adat Eko Ho’e merupakan tradisi turun-temurun yang hingga kini tetap dipertahankan oleh warga adat Tunbaba.

Tradisi ini menjadi momentum penting bagi masyarakat agraris untuk memohon berkat kesuburan tanah, sekaligus mengawali tahun baru dengan semangat kebersamaan, pengharapan, dan kerja keras.

Usai perayaan misa, seluruh peserta mengikuti makan siang bersama sebagai simbol persatuan dan rasa syukur.

Pos terkait