WAINGAPU kabarntt.id—Seorang pasien Covid-19 dengan inisial H (42 tahun) di Sumba Timur meninggal dunia, Sabtu (19/12/2020) dini hari. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan dari Jakarta.
Sebelum meninggal dunia, pasien ini mendapat perawatan intensif di RSK Lindi Mara Waingapu, Sumba Timur.
Diketahui yang bersangkutan merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, tiba di Waingapu pada tanggal 23 November 2020. Mengikuti suaminya yang melakukan dinas di Jakarta. Mereka satu keluarga, suami, istri dan 2 orang anak.
Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Sabtu (19/12/2020) malam lewat telepon genggam, menjelaskan, setelah tiba di Waingapu petugas medis mengambil swab tanggal 4 Desember. Setelah itu mereka dihimbau untuk isolasi mandiri secara ketat sebelum hasil swab terkonfirmasi.
Namun hasil swab baru terkonfirmasi positif tanggal 18 Desember 2020, padahal sampel swab sudah dikirim ke Kupang tanggal 4 Desember.
“Jadi sebenarnya yang bersangkutan ini pulang dari Jakarta dengan Suami dan kedua anaknya, tapi sudah diswab dari tanggal 4 Desember 2020 dan dikirim sampel tanggal 6 Desember 2020. Tapi hasilnya baru ketahuan tanggal 18 Desember 2020. Satu keluarga itu positif semua. Suami, yang bersangkutan dan kedua anaknya. Mereka memang isolasi katanya, kita tidak tahu lagi apakah benar atau tidak,” jelas Chris.
Setelah mendapat hasil konfirmasi sampel swab dan dinyatakan 8 orang positif Covid-19, maka tim Satgas langsung melakukan pengecekan kondisi serta koordinasi dengan ke-8 kasus positif tersebut termasuk suami yang bersangkutan, untuk memastikan kondisi kesehatan mereka semua, dan dilaporkan bahwa mereka dalam kondisi yang baik.







