Dengan corak itu, jelas Pater Piet, SMA Arnoldus Janssen mematok visinya tegas dan jelas. Yakni tercapainya kualitas insan yang tercermin dalam Scientia, Sanctitas, dan Sanitas.
“Tiga S ini yang menjadi visi sekolah ini. Lulusan itu bagus dari segi pengetahuan (scientia), hatinya juga bersih dan unggul (sanctitas) dan juga sehat jasmani dan rohani (sanitas). Tiga hal ini yang harus dimiliki lulusan sekolah ini. Perpaduan tiga hal ini akan menjadi long life education,” kata Pater Piet Salu.

Mengejawantahkan visi ini, jelas Pater Piet, para siswa di sekolah ini ditempah dengan sejumlah latihan tambahan seperti membaca dan kemudian meringkas buku yang dibaca, debat dan juga berpidato.
Pater Piet menyebut ada siswa yang sejauh ini sudah membaca dan meringkas 17 buku. “Saya tekankan anak-anak, lebih baik jadi kutu buku daripada mati kutu. Saya beritahu mereka sebelum banyak membaca, di hadapan saya kamu ini kutu busuk, tetapi setelah kamu banyak membaca, saya segan di hadapan kamu, saya kagum dengan kamu,” tuturnya.
Hasil bacaan yang diringkas itu, jelas Patet Piet, kemudian dipresentasikan di hadapan guru dan teman-teman kelas. “Setiap hari Sabtu siang mereka presentasikan apa yang mereka baca itu. Saya kastau mereka, ini bukan soal salah atau benar apa yang kamu presentasikan, tetapi bagaimana mentalmu dilatih untuk berlogika dan bernalar,” kata Pater Piet.







