Hal ini lantaran, Kabupaten TTU merupakan salah satu kabupaten dari 11 kabupaten di Provinsi NTT yang ditunjuk sebagai model sentra pelayanan publik prima berbasis Mall Pelayanan Publik.
“Kita Kabupaten TTU di NTT termasuk 11 kabupaten model yang ditunjuk dan paling lambat akhir tahun depan sudah harus ada Mal Pelayanan Publik,” pungkasnya.
Besar harapannya, pasca workshop ini Kabupaten TTU memiliki setidak-tidaknya enam strategi untuk membangun MPP, yakni (1) membangun komitmen, (2) mengubah paradigma, (3) mengubah layout ruang layanan dan digitalisasi sarana prasarana, (4) pengawasan dan evaluasi, (5) transformasi pelayanan secara online, serta (6) pengembangan inovasi. (siu)







