Rangkaian kegiatan PKM ini terdiri dari tiga tahap utama, yakni sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi.
Tahap sosialisasi dilaksanakan pada 19 Agustus 2024. Pada tahap ini para guru diperkenalkan dengan konsep dan pentingnya penelitian tindakan kelas. Pada sesi ini, peserta dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan karakteristik mata pelajaran yang mereka ajarkan. Tujuan pembagian ini adalah untuk memfasilitasi diskusi yang lebih terfokus dan relevan sesuai dengan bidang masing-masing.
Hasil dari sesi sosialisasi ini adalah kesepakatan atas empat judul penelitian tindakan kelas yang akan dilaksanakan. Pertama, “Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Materi Bentuk Aljabar pada Siswa Kelas VII SMP Ratu Damai Waibalun.”

Kedua, “Meningkatkan Minat Belajar IPA Peserta Didik Kelas VII Menggunakan Problem-Based Learning (PBL) di SMP Ratu Damai Waibalun.” Ketiga, “Meningkatkan Kemampuan Menulis Peserta Didik Menggunakan Media Gambar dalam Bentuk Teks Fabel di SMP Ratu Damai Waibalun.”
Keempat, “Meningkatkan Hasil Belajar Smash Bola Voli dengan Menggunakan Media Bola Gantung pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Ratu Damai Waibalun.”
Sementara tahap pelaksanaan berlangsung selama dua hari pada 19-20 Agustus 2024. Kegiatan ini melibatkan tim pengabdian yang terdiri dari Dr. Dra. Maria Agustina Kleden, M.Sc. selaku Ketua Pengabdian dari Prodi Matematika FST Undana, dan anggota pengabdian yang terdiri dari Elisabeth Brielin Sinu, S.Si., M.Si. dari Prodi Matematika FST Undana dan Irwanius Piter Muaraya, S.Pd., M.M. dari Prodi FKIP IKTL.







