Bupati Malaka, Stef Bria Seran yang kondang dengan sapaan SBS terlihat sangat gembira dengan capaian ini. Bersama semua pejabat yang hadir menyaksikan pengumuman itu, SBS larut dalam kegembiraan.
SBS menyatakan banyak terima kasih atas capaian ini. SBS mengakui tahun pertama 2014 Pemkab Malaka mendapat predikat disclaimer, tahun 2015 kembali memperoleh disclaimer. Pembenahan terus dilakukan dan tahun 2016 saat sudah ada bupati definitif Pemkab Malaka meraih Opini WDP. Tahun 2017 dan 2018 kembali meraih opini WDP.
“Tetapi walaupun WDP akun semakin kurang. Kami terus bekerja keras sehingga tahun 2019 ini kami mendapatkan Opini WTP. Ini tekad kami sejak 2016 untuk meraih mimpi mendapatkan WTP. Hari ini merupakan sejarah, pemkab meraih opini WTP perdana,” ujar SBS.
Dirinya menilai keberhasilan ini bukan atas kerja bupati saja atau sekda saja tetapi semua tim mulai dari pimpinan OPD sampai ke pemerintah desa. Semua komponen di bawah pengawasan DPRD dan didampingi para editor tanpa putus asa berjuang bahu membahu sehingga mimpi WTP dapat terwujud di tahun 2019.
“Kami berjanji setelah ini akan melakukan rapat pembagian tugas melengkapi kekurangan. Setiap tanggal 5 dilakukan rapat pimpinan OPD dipimpin Asisten III, tanggal 10 rapat dengan para kades dipimpin Asisten II dan tanggal 15 rapat dengan Dinas PPO dipimpin Asisten I. Ini akan dijadikan budaya,” ujar SBS.
Ketua DPRD Malaka, Adrianus Bria Seran, atas nama DPRD Malaka mengapresiasi raihan Opini WTP LKPD Malaka tahun 2019. Dirinya berharap prestasi ini wajib dipertahankan.







