Menurutnya, pembangunan sekolah di wilayah Kecamatan Bikomi Nilulat merupakan langkah strategis untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Selama ini, kata dia, banyak siswa harus menempuh perjalanan cukup jauh ke kota untuk melanjutkan pendidikan.
“Dengan adanya pembangunan sekolah ini, anak-anak yang berada di kecamatan tidak perlu lagi pergi jauh ke kota untuk menuntut ilmu. Ini tentu sangat membantu dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah anak yang bersekolah,” jelasnya.
Selain kegiatan pembangunan fisik, program TMMD ke-127 juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut antara lain penyuluhan tentang bahaya narkoba, penyuluhan hukum, serta sosialisasi bagi generasi muda yang memiliki minat untuk bergabung menjadi prajurit TNI.
“Dalam kegiatan nonfisik juga dilakukan berbagai penyuluhan bagi masyarakat, seperti penyuluhan tentang narkoba, hukum, serta informasi bagi anak-anak yang ingin bergabung dengan TNI,” tambahnya.
Ia berharap melalui program TMMD ini, pembangunan di Kabupaten TTU dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semoga wilayah Kabupaten TTU bisa semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo juga menegaskan bahwa pembangunan sekolah melalui program TMMD merupakan bentuk dukungan TNI terhadap pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Karena itu, ia berharap setelah pembangunan selesai, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat menindaklanjuti dengan melengkapi sarana dan prasarana pendidikan serta melakukan pemeliharaan bangunan secara berkelanjutan.







