Wakil Wali Kota Kupang Traktir Anak Panti Nonton Bareng

wawali berbagi kasih

Di hadapan para santri Panti Asuhan Attin, Serena Francis  menceritakan kisah hidupnya, bagaimana ia tumbuh dan berjuang hingga meraih posisi sebagai Wakil Wali Kota termuda di Indonesia dan perempuan pertama yang menjabat di Kota Kupang.

“Sukses bukan ditentukan oleh latar belakang atau kondisi hidup, melainkan dari ketekunan dan kesediaan kita bertanggung jawab sejak dini,” ujarnya memberi motivasi.

Sementara di Panti Asuhan Kasih Kupang, yang diasuh oleh Yayasan di bawah pimpinan Alexander de Fretes dan menangani 30 anak penyandang disabilitas, Serena mengajak anak-anak untuk tetap percaya diri dan tidak menyerah.

Do good and good will come to you. Berbuat baiklah terus-menerus, karena kebaikan itu akan datang menghampiri kita di waktu yang tepat,” pesannya.

Kegiatan Berbagi Kasih ditutup dengan kunjungan ke Panti Asuhan Bakti Luhur yang diasuh oleh para suster dari Kongregasi Alma. Di tempat ini, Serena mentraktir 30 anak panti untuk menonton bersama film animasi Indonesia berjudul Jumbo, menggunakan dana pribadinya.

Film Jumbo mengisahkan Don, seorang anak laki-laki yang sering merasa rendah diri karena tubuhnya yang besar dan sering diejek oleh teman-temannya.

Dalam film ini, Don membuktikan bahwa keunikan fisik bukanlah kelemahan. Dengan keberanian, imajinasi, dan tekad, ia mengikuti pertunjukan bakat demi menunjukkan jati dirinya.

Film ini mengajarkan pentingnya melawan perundungan (bullying), menjaga persahabatan, serta menyadari bahwa kepercayaan diri dan keberanian adalah kunci untuk menghadapi tantangan hidup.

Pos terkait