Nani juga mengingatkan warga bahwa usia paslon ini tidak muda lagi, tetapi juga bukan sudah tua sekali. Dalam usia itu, kata Nani, Lukman-Zakarias justru jauh lebih matang.
“Usia paket ini sangat matang. Matang dalam memimpin, matang dalam usia, matang dalam pengambilan keputusan dan tidak emosional,” sebut Nani.
Nani menyebut duet Lukman-Zakarias adalah produk jadi. “Tinggal kita dorong dan jadi, sehingga kita bisa berkarya dan bekerja,” tegasnya.
Ratusan warga Lamawalang hadir dan mendengar dengan antusias materi kampanye tim jurkam Lukman-Zakarias. “Lukman sudah berbuat selama tiga tahun. Dan itu adalah garansi bagi partai memberi dukungan secara cuma-cuma karena Lukman sudah berbuat sejak tiga tahun terakhir.
Sementara Zakarias Paun, calon Wakil Bupati, dalam orasinya menegaskan latar belakang dirinya dan Lukman Riberu sebagai pensiunan ASN, merupakan titik kuat mereka memimpin Flotim lima tahun ke depan.
“Hari ini Flotim butuh sosok birokrat yang memimpin. Birokrasi Flotim sedang tidak baik-baik. Makanya salah satu program kami adalah reformasi birokrasi. Para pejabat harus mempunyai kemampuan, mereka jadi pejabat bukan karena keluarga, tapi karena punya kemampuan,” tandas Zakarias, mantan kepala beberapa dinas di Lembata. (den)







