Pemerintah Siapkan 22 TPS di Lokasi Pengungsian Lewotobi

IMG 20241126 WA0008

KUPANG kabarntt.id—Pemerintah Pusat bersama Pemerintah Provinsi NTT terus berkomitmen dan bersinergi dalam upaya bersama untuk penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki dan konflik sosial yang terjadi di Kabupaten Flores Timur.

Hal tersebut ditandai dengan komitmen bersama dalam Rapat Koordinasi Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto dan Wakil Mendagri Bima Arya di Ruang Rapat Gubernur NTT, Senin (25/11/2024).

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dalam rapat tersebut dibahas terkait dengan penanganan korban bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-laki yakni dengan pembangunan hunian sementara (Huntara) dan rencana pembangunan Huntap (Hunian tetap) bagi para korban dengan mempertimbangkan aspek sosiokultural. Juga rencana untuk renovasi rumah-rumah yang dibakar akibat konflik sosial Kecamatan Adonara Barat.

“Kita bersama pemerintah daerah tetap bersinergi untuk mengawal masyarakat pengungsi agar dilayani secara baik. Melalui TNI dan Polri juga menyampaikan masih ada bantuan-bantuan yang datang dan itu akan dikirim ke gudang logistik yang ada di Larantuka,” ungkap Menko PMK Pratikno.

”Pelayanan tetap dimaksimalkan di lokasi pengungsian yang tersentralisir maupun di pengungsian mandiri di kerabat-kerabat mereka (pengungsi-red).

“Untuk pembangunan hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi sementara dibangun oleh BNPB dibantu oleh TNI/POLRI. Lokasinya sudah clear dan pembangunan sudah dimulai serta pengangkutan material juga sudah mulai berdatangan jadi kita cek betul bagaimana pengangkutan material dan lain-lain. Untuk sarana air bersih juga sedang disiapkan kepastiannya atas koordinasi dari Wamen PU,” jelasnya.

Pos terkait