Shana berharap destinasi Labuan Bajo akan komplit karena tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga keramahan dan interaksi dengan masyarakat lokal.
Lurah Labuan Bajo, Sarifuddin Malik, dalam kesempatan tersebut meminta agar pembangunan tiga kampung wisata tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi pemberdayaan warganya.
“Saya berharap agar masyarakat dapat diikutsertakan, sehingga ciri khas dan keaslian sejarah dari budaya masyarakat sekitar tetap terjaga. Tiga lokasi tersebut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri untuk wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri,” kata Sarifuddin.
Dari informasi rilis pers yang disampaikan humas BOPLBF, rapat tersebut dihadiri oleh Lurah Labuan Bajo, tokoh masyarakat setempat, ketua RT dan masyarakat. Juga semua stakeholders pariwisata di tiga kawasan pesisir yang direncanakan tersebut.
Dari rapat tersebut semua berharap agar wisata budaya dan aktivitas masyarakat setempat menjadi daya tarik baru untuk wisatawan. Juga diharapkan agar dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat dengan terlibat secara langsung dalam aktivitas pariwisata, terutama setelah tatanan normal baru mulai diberlakukan. (obe)







