Kita boleh berangkulan perpisahan, tetapi dengan pelukan sayonara.
Setelah berkonsultasi dengan Pemda Mabar dan BPOLBF serta stakeholder lainnya, saya ingin memaklumkan secara resmi bahwa : Festival Golo Koe Labuan Bajo ini akan menjadi festival rutin tahunan Gereja Keuskupan Ruteng.
Karena itu mari kita pulang dengan sukacita, saudara/iku. Mari kita kembali ke paroki-paroki, ke kampung-kampung, ke rumah masing-masing. Untuk berbagi kegembiraan dan cinta sambil tak lupa bersenandung merdu : Festival Golo Koe aku rindu padamu !
Tahun depan kita bertemu lagi di sini ! Dalam dekapan kasih bunda Maria Asumpta Nusantara, mari kita pekikkan bersama : Mori Sembeng ! Tuhan memberkati…. (ias)







