Presiden Apresiasi Simulasi Labuan Bajo

Mabar BASARNAS

Protokol Keamanan dan Keselamatan tersebut bertujuan untuk mempertahankan keberlangsungan industri pariwisata di 5 destinasi super prioritas tersebut.

Protokol tersebut disusun sebagai SOP (Standard Operating Procedure) yang komprehensif, berisi tentang langkah pencegahan, mitigasi dan tanggap darurat pada potensi dan kejadian yang mengancam kesehatan, keamanan, dan keselamatan wisatawan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Protokol tersebut dibuat dengan melibatkan pemerintah daerah setempat dan masyarakat lokal untuk bersama-sama meningkatkan daya juang dalam mempertahankan industri pariwisata di destinasi pariwisata masing-masing daerah.

“Labuan Bajo kita jadikan sebagai pilot project simulasi protokol keselamatan, keamanan, dan keselamatan. Tujuannya untuk membangun kepercayaan publik nasional dan internasional, serta menjamin kesehatan, keselamatan, dan keamanan berwisata di Indonesia,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, mengaku salut melihat jalannya simulasi.

“Saya merasa tersanjung, sekaligus salut melihat langsung jalannya simulasi. Ini daerah asal saya. Saya bangga, pemerintah memberikan perhatian serius dengan menggelar simulasi di Labuan Bajo ini, sehingga saya berharap akan menggerakkan roda perekonomian dan kemajuan di daerah ini,” katanya.

Yang pasti, Kemenkominfo mendukung penuh kegiatan tersebut. Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk infrastuktur jaringan telekomunikasi juga penyebaran informasi yang benar dan akurat tentang protokol kesehatan, keselamatan, dan keamanan agar diketahui secara luas baik nasional maupun dunia internasional.

Pos terkait