KUPANG kabarntt.id—Masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) patut bersyukur dan berterima kasih kepada Melki Laka Lena. Apa pasal? Utang warisan Pemda NTT Rp 1 triliun lebih, berkat perjuangan Melki Laka Lena bunga pinjamannya bisa diturunkan PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur).
Kepada 90-an wartawan dalam acara ngopi bareng bersama Melki dan Johni Asadoma di Kantor DPD I Golkar NTT yang juga menjadi Posko Kemenangan Melki-Johni, Jumat (13/9/2024) petang, duet Calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT ini membeberkan sejumlah sudah, sedang dan akan dilakukan jika terpilih memimpin NTT lima tahun ke depan.
Ketika ditanya wartawan, apa yang mesti dilakukan terkait utang pinjaman warisan pemerintahan sebelumnya senilai Rp 1,003 triliun, Melki mengatakan, dirinya sudah bertemu langsung dengan Dirut PT SMI membicarakan utang Pemda NTT itu.
“Walau belum jadi gubernur, saya sudah minta Direktur SMI untuk turunkan bunga pinjaman di NTT. Dan sudah disetujui,” tegas Melki Laka Lena. Sontak saja semua wartawan tepuk tangan penuh antusias.
Seperti diketahui, untuk pembangunan infrastruktur di NTT, Pemda NTT meminjam dana di PT SMI senilai Rp 1.003.113.760.000 (satu triliun tiga miliar seratus tiga belas juta tujuh ratus enam puluh ribu rupiah).
Sesuai kontrak, utang senilai ini dibayar sampai tahun 2029. Utang ini sangat memberatkan Pemda NTT untuk membiayai program dan pembangunan di NTT.
Melki Laka Lena mengatakan, mulanya dia meminta agar pinjaman tersebut dihapus, namun tidak bisa, hanya bisa turunkan bunga pinjaman.







