Biro Perekonomian dan BEI NTT Gelar Sekolah Pasar Modal

ntt sekolah pasar modal

Dalam kaitan dengan progress pasar modal di NTT, Devi menyampaikan bahwa masyarakat NTT sesungguhnya tidak bisa dikatakan sebagai golongan yang belum ramah dengan investasi, karena faktanya tercatat jumlah transaksi dari Januari sampai Mei 2022 di NTT sebesar Rp 1,2 triliun, investor pasar modal sampai Mei 2022 berjumlah 45.537. Bahkan saat ini di Kota Kupang sudah ada 2 perusahan sekuritas yang menjalankan bisnis operasi investasi ini.

Berkaitan dengan maraknya korban investasi bodong yang terjadi di NTT akhir-akhir ini, Devi mengingatkan masyarakat agar berhati-hati, terutama lebih cerdas dan logis menganalisa keuntungan yang ditawarkan.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebab keuntungan yang harus ditawarkan dalam bisnis pasar modal harus berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi nasional. Indikator awal ini adalah salah satu petunjuk untuk menilai baik tidaknya bisnis investasi yang mau diikuti, selain sejumlah persyaratan legal lainnya.

Sebagai komitmen BEI Perwakilan NTT untuk mengedukasi masyarakat terkait bisnis investasi yang sehat, dan dalam upaya menekan korban investasi bodong, BEI Perwakilan NTT akan terus melakukan pendampingan kepada semua masyarakat baik perorangan maupun kelompok.

Dan untuk hal ini tercatat sejak Januari-April telah melakukan 573 edukasi baik secara online maupun offline.

Representative Officer PT. Philips Securitas Indonesia Cabang Kupang, Anden, dalam pemaparan materinya memberikan pencerahan kepada peserta tentang kiat-kiat bermain di pasar modal, dengan memperkenalkan Platform PT. Philips Securitas.  (paul/biro perekonomian dan administrasi setda ntt)

Pos terkait