Gerai Koperasi Desa/Lurah Merah Putih di TTU Dikejar Target Inpres, Tujuh Unit Aktif Berbisnis

IMG20260204110823
oppo_2

“Saat ini sudah ada tujuh unit KDKMP di TTU yang mulai menjalankan bisnis koperasinya walaupun belum memiliki gerai dan pergudangan yang utuh,” jelasnya.

Adapun jenis usaha yang telah dijalankan meliputi simpan pinjam, kerja sama dengan perbankan untuk penjualan pulsa listrik, layanan Pos Wesel, kemitraan dengan Bulog untuk penjualan beras serta pasar murah sembako, hingga usaha penjualan gas elpiji.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Ia juga menambahkan, satu unit KDKMP di TTU telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT), yakni KDKMP Desa Tuamese di Kecamatan Biboki Anleu. Koperasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di TTU dalam mengembangkan usaha sesuai potensi wilayah masing-masing.

“Harapannya, Koperasi Desa Merah Putih ini dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi motor penggerak ekonomi desa,” tambah Theodorus.

Ke depan, Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten TTU akan terus melakukan pendampingan terhadap seluruh KDKMP yang ada. Meski diakui terdapat keterbatasan anggaran akibat kondisi fiskal daerah yang terbatas, pihaknya memastikan pendampingan tetap berjalan.

“Kondisi fiskal memang terbatas, tetapi itu tidak akan mematahkan semangat. Pendampingan tetap dilakukan, termasuk melalui pendampingan secara virtual,” pungkasnya. (siu)

Pos terkait