Gubernur Melki Ungkap NTT Beli Pinang Rp 1 Triliun Setiap Tahun

ntt mart tts

Melki meminta Dekranasda, PKK, perangkat desa, dan seluruh pelaku UMKM memastikan ketersediaan produk terus berlanjut.

“Produksi di desa, kelurahan tidak boleh terputus. Barang harus tetap ada, dan kualitas harus konsisten,” tegasnya.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Menurutnya, produk yang harus masuk ke NTT Mart meliputi kuliner, minuman, kerajinan, fashion, kriya, hingga berbagai jenis olahan rumah tangga.

Melki menjelaskan bahwa sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang membina 17 provinsi Indonesia Timur, ia memanfaatkan jaringan tersebut untuk menyiapkan pasar bagi produk NTT di luar daerah.

“Di Merauke, komunitas Rote besar. Di Papua Barat dan Papua Barat Daya, kain Timor menjadi mahar adat paling berkelas. Bahkan di Papua nilainya bisa mencapai Rp 500 juta,” jelasnya.

Ia meminta akademisi dan antropolog meneliti hubungan budaya Timor–Papua yang dianggapnya sangat kuat.

Melki menegaskan masyarakat harus meninggalkan pola penjualan bahan mentah dan beralih ke produk olahan bernilai tambah tinggi.

“Jantung pisang yang dijual Rp 5.000 bisa diolah jadi keripik Rp 25.000. Nilai tambahnya sampai 50 kali lipat. Kita harus bekerja lebih cerdas,” ujarnya.

Ia menilai banyak keluarga tidak miskin karena tidak punya uang, melainkan karena salah mengelola uang.

“Pendeta, pastor, ustad, dan pendamping desa harus bantu edukasi cara pakai uang yang benar, agar tidak habis untuk hal tidak produktif,” pintanya.

Melki mengungkapkan hasil pertemuan tiga Gubernur NTT–NTB–Bali bahwa total penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk NTT mencapai Rp 2,2 triliun dengan lebih dari 300 ribu penerima.

Pos terkait