KUPANG kabarntt.id—Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, Rabu (26/8/2020) hadir menjadi salah satu narasumber dalam seminar daring (webinar) yang digagas PT Aplikanusa Lintasarta, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa komunikasi data, internet & pelayanan teknologi informasi.
Webinar yang bertajuk Stability in The Storm (Menghidupkan Kembali Geliat Ekonomi Daerah) itu dipandu Hanggo Prakoso dari Lintasarta. Selain Walikota Kupang, ada empat narasumber lain yang juga diundang, di antaranya Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng., Isyak Meirobie, S.Sn., M.Si, Wakil Bupati Belitung, Setiaji, S.T., M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, dan Alfi Asman, Direktur Bisnis Lintasarta.
Webinar menggunakan platform teams microsoft berlangsung secara daring dan dapat diikuti oleh khalayak umum.
Dalam webinar yang dibagi dalam 3 segmen tersebut, Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, memaparkan upaya Pemerintah Kota Kupang memulihkan ekonomi saat pandemi Covid-19.
Dalam segmen pertama yang membahas dampak perekonomian penerapan PSBB di sebagian besar daerah di Indonesia, sosok yang akrab disapa Jeriko ini mengatakan bahwa Kota Kupang merupakan daerah yang paling terakhir dilanda Covid-19.
Jefri mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT tidak menerapkan PSBB, namun membatasi aktivitas di ruang serta fasilitas publik, termasuk memberlakukan kerja, belajar serta ibadah di rumah selama 3 bulan lebih.
Hal tersebut mempertimbangkan karakteristik daerah dan sosial kemasyarakatan di NTT khususnya Kota Kupang yang sebagian masyarakat menggantungkan penghidupan dari aktivitas berdagang dan jasa.







