Inflasi month to month dan inflasi year to date Kota Kupang masing-masing sebesar 0,32 persen dan 1,30 persen. Angka tersebut berada di atas angka nasional dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Untuk itu ia mengajak semua stakeholder pengendalian inflasi untuk lebih terus berupaya menekankan harga komoditas penyumbang inflasi.
Fahrensy juga mengajak semua pihak khususnya Bank Indonesia dan perbankan untuk meningkatkan sinegritas dan kerja kolaborasi guna menekan tingginya angka inflasi di Kota Kupang.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjayati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pejuang rupiah, baik dari Bank Indonesia maupun perbankan yang selalu berupaya semaksimal mungkin menyediakan rupiah kepada masyarakat.
Agus menjelaskan bahwa kegiatan Serambi merupakan bentuk sinergi bersama antara Bank Indonesia, perbankan, beserta seluruh stakeholders, terutama dalam rangka memenuhi kebutuhan uang perbankan dan masyarakat jelang lebaran dan Idul Fitri.
Agus juga menyampaikan apresiasi seluruh pihak yang turut mendukung terlaksananya kegiatan.
“Semoga sinergi dan kontribusi yang kita lakukan menjadi berkah di bulan yang penuh rahmat ini. Kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) tahun 2024 merupakan kegiatan Serambi tahun ke-3 yang dilaksanakan secara nasional dan serentak di seluruh Kantor Perwakilan Bank Indonesia dalam Negeri. Kegiatan pelayanan penukaran uang dilaksanakan setiap tahun. Serambi juga merupakan respon Bank Indonesia dan perbankan guna memenuhi kebutuhan uang Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang secara siklus tahunan secara nasional cukup tinggi,” jelasnya.







