“Ketersedian uang layak edar sangat penting baik untuk menunjang aktivitas masyarakat, aktivitas ekonomi, maupun keperluan bersilaturahmi terutama di hari-hari besar keagamaan. Selaku Pemerintah Kota Kupang, saya menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah memilih Kota Kupang sebagai salah satu sasaran kegiatan Serambi 2024 ini,” ujarnya.
Fahrensy menilai event Serambi Tahun 2024 merupakan bentuk kepedulian Bank Indonesia dalam rangka mendukung Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan juga wujud perhatian Bank Indonesia untuk memenuhi kebutuhan uang rupiah bagi masyarakat, dengan mengusung tema “Bijak Gunakan Rupiah di Bulan Penuh Berkat”.
Ia berharap, sesuai tujuannya, melalui kegiatan ini dapat semakin meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap gerakan cinta, bangga, dan paham (CBP) rupiah.
Lebih lanjut Fahrensy berharap melalui kegiatan Kick Off Serambi 2024, lebih banyak masyarakat yang berbelanja secara bijak sesuai dengan kebutuhan, belanja produksi dalam negeri serta menabung dan berinvestasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui rupiah.
Di akhir sambutan, tak lupa Fahrensy berterima kasih kepada kepala dan jajaran Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT yang senantiasa menjaga jalinan sinergi dengan Pemerintah Kota Kupang selama ini, terutama dalam mendukung upaya pengendalian inflasi di Kota Kupang.
Fahrensy menyebutkan bahwa per bulan Februari 2024 inflasi di Kota Kupang mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan lalu sebesar 3.06 dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 105,60.







