“Banyak sekali peluangnya. Inilah sebabnya kami berharap bahwa walaupun masih pandemi kita jangan kemudian merasa pesimis terhadap masa depan kita, karena ini ibaratnya sugesti, kalau orang pesimis akan masa depan dia akan berhenti berkegiatan, berhenti belajar berhenti berinvestasi,” tantang Emil.
Dikatakan Emil, dibandingkan dengan awal merebaknya pandemi di bulan Maret, sekarang kita jauh lebih siap.
Dikatakan Emil, sudah saatnya Indonesia, wilayah timur juga akan menjadi akselerator lokomotif kemajuan ekonomi Indonesia.
“Kenapa sinergi jadi penting? Kalau kita bicara mengenai kapal, tol laut tidak bisa efektif kalau tidak ada muatan balik. Jadi kita tidak bisa bicara Jawa Timur jual apa tanpa berpikir beli apa,” ujarnya. (np)







