Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary, dalam laporannya menyampaikan UMKM memiliki kontribusi penting bagi perekonomian negara.
Jumlah kontribusi UMKM terhadapProduk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 56-59%. Jumlah UMKM di Indonesia mencapai lebih dari 64 juta unit dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 97%.
Dari jumlah tersebut sekitar 17,1% pelaku UMKM telah memanfaatkan platform online untuk memasarkan produknya.
Menurutnya, salah satu upaya pemerintah untuk mendukung UMKM di masa pandemi dan mendorong masyarakat membeli produk lokal adalah melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI). Gernas BBI merupakan program nasional yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi, 14 Mei 2020. Gernas ini sejalan dengan visi Presiden untuk menjadikan Indonesia sebagai The Next Digital Energy of Asia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, I Nyoman Ariawan Atmaja, Synergy Project Leader Telkom Indonesia, Kuncoro Wastuwibowo, Kepala Dinas Koperasi & UKM Kota Kupang, Drs. Danberty E. Ndapamerang, Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang, Alan Girsang, SH,M.Si, pendiri UMKM Jagoan, Dias Satria, Fashion Expert & Co-founder #Markamarie, perwakilan dari Marketplace dan payment gateway, antara lain dari; Tokopedia; Blibli; Grab, serta para pelaku UMKM Kota Kupang yang ikut serta baik secara offline maupun online. (pkp_ans)







