Semua yang ditenda benar-benar menikmati. Gubernur ditemani Bupati Anton Hadjon dan Wakil Bupati Agus Boli duduk di depan. Rileks. Santai.
Usai makan malam, suasana lebih santai lagi. Pembawa acara menyumbang lagu. Ibu Bupati, Nyonya Lusia Gege Hadjon, sumbang beberapa lagu. Ibu bupati yang jadi bintang malam itu. Dia total menjamu gubernur dan rombongan. Apalagi Ongalereng itu kampungnya.
“Kami orang Solor begini sudah Pak Gub. Solor ini batu bertanah, bukan tanah berbatu. Tetapi Solor itu juga artinya sorgum dan kelor,” kata Nyonya Lusia.
Ketika lagu Bale Nagi dilantunkan, spontan Gubernur VBL bergegas menuju tempat penyanyi. Berdiri disamping. Menerima pengeras suara. Dan…. ikut melantun. Suaranya serak-serak. Tak peduli. Yang penting menikmati dan gembira. Semua yang hadir bergirang. Tepuk tangan membahana.
Ketika didaulat berbicara, Gubernur VBL menimpali. “Saya omong lagi kah?” Pria asal Semau itu tentu tidak mau suasana malam itu jadi formal.
“Terima kasih banyak karena saya boleh berada di tempat yang mahal seperti ini. Setiap hari saya dengan acara-acara formal dan resmi di gedung-gedung, hotel dan kantor. Malam ini saya mau senang-senang dengan masyarakat di sini. Besok saya akan lihat kondisi jalan di sini seperti apa, baru kita desain bagaimana membangun jalan provinsi di sini,” kata Gubernur VBL.

VBL mengakui saat ini masih pandemi Covid-19. Virus laknat yang memusingkan kepala. “Tetapi kita juga perlu bergembira, jangan terlalu cemas dan takut dengan corona,” tambah Gubernur VBL.







