WAINGAPU kabarntt.id—Sebanyak 26 orang anak buah kapal (ABK) dan 19 penumpang KM Egon yang lego jangkar di Waingapu dikarantina secara ketat setelah diketahui positif Covid-19.
KM Egon sandar di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Senin (28/6/2021), dalam pelayaran dari Surabaya membawa 242 orang penumpang dan ABK sebanyak 51 orang.
Dari hasil pemeriksaan oleh Satgas Covid-19 Sumba Timur terungkap 26 ABK (bukan 8 ABK seperti berita sebelumnya–Red) dan 19 penumpang positif Covid-19.
Kabid P2P Dinas Kesehatan Sumba Timur, Jonker Telnoni, Rabu (30/6/2021), malam ketika dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan ABK serta penumpang KM Egon yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah diperiksa melalui rapid antigen bahkan pemeriksaan PCR.
“Jumlah penumpang ada 242 orang dan ABK ada 51 orang. Setelah diperiksa terkonfirmasi ada yang positif. Penumpang dari jumlah 242 orang yang terkonfirmasi ada 19 orang, sedangkan ABK yang berjumlah 51 orang yang terkonfirmasi ada 26 orang sehingga semua yang positif langsung dikarantina terpusat secara ketat. Penumpang dikarantina di Hotel Cendana, Waingapu sedangkan yang ABK dikarantina di Perumahan Dinas Kepala Pelni Waingapu,” jelas Jonker.
Menurut Jonker, ABK KM Egon memang harus dikarantina di darat agar dipantau secara baik. “Kalau mereka memaksakan karantina di kapal maka KM. Egon tidak boleh berlayar, karena itu memang aturannya,” tegas Jonker.
Untuk diketahui sejauh ini total kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur mencapai 1.710 kasus dengan akumulasi pasien yang dirawat 185 orang, pasien sembuh 1. 474 orang, meninggal dunia mencapai 51 orang. (np)







