4 Warga Inisiatif Buka Jalan Baru di Desa Banain C, Timor Tengah Utara

TTU Warga Bukan Jalan1

Paskalis mengatakan, bersama tiga temannya mereka patungan mengumpulkan dana menyewa alat berat membuka jalan baru menuju kali.  “Untuk biaya exavator awalnya kami berpikir untuk 4 orang masing-masing Rp 3 juta lebih tapi itu hitungan untuk 3 hari saja  karena ini sudah 4 hari jadi  yang pasti bayar sewa alat pasti meningkat lagi,” kata Paskalis.

Meski mahal, kata Paskalis, mereka nekad membuka jalan menuju kali. “Dengan dibukanya jalan ini maka pasir yang tadinya kami  datangkan dari Noemuti, Napan, Bitefa  bisa kami  ambil saja di Banain dan uang juga hanya berputar di masyarakat sendiri,” ujar Paskalis.

Paskalis mengatakan, setelah ruas jalan dibuka, setiap kendaraan yang lewat akan ditarik retribusi. “Kendaraan yang melintas untuk mengambil  material akan dikenakan biaya retribusi. Tujuan dari  retribusi ini adalah untuk persiapan perbaikan jalan di musim hujan kalau jalannya rusak,” katanya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Desa Banain C, Eduardus Sani, memberi apresiasi atas inisiatif empat warga desa itu.

“Ini ide yang sangat kreatif untuk pembangunan 3  desa di  Banain. Saya mewakili masyarakat Banain seluruhnya mengucapkan terima kasih kepada keempat orang tersebut dan kepada pemilik alat, bos Kota Sari yang sudah membantu,” kata Sani. (siu)

Pos terkait