“Kita ubah jadwalnya dari dua kali seminggu yang jam pelayanannya 4-5 jam, kita ubah jadi satu kali seminggu sampai pelanggan semua dapat air,” tambah Salasa.
Salasa berharap dengan adanya penyaringan SPL di Oelneke, permasalahan kualitas air PDAM yang keruh bercampur lumpur bisa teratasi. (siu)







