KEFAMENANU kabarntt.id—Semangat kebersamaan seperti gotong royong masyarakat dengan aparat menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa.
Semangat inilah yang menjadi hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai roh perjuangan bangsa yang akan terus terpelihara untuk mewujudkan potensi wilayah dalam membentuk kekuatan pertahanan yang kokoh.
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah perbatasan RI-RDTL, Pos Aplal Satgas Yonarmed 3/105 Tarik terjun langsung ke sawah membantu masyarakat mengolah tanah yang nantinya akan ditanami padi.
Tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat perbatasan yang kekurangan tenaga dalam proses bercocok tanam padi di lahan persawahan tersebut.
Disampaikan Dansatgas Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han), Jumat (26/2/2021), keikutsertaan personel Pos Aplal berangkat dari kepedulian dan rasa simpati kepada masyarakat perbatasan selama menjalankan tugas di daerah tersebut.
Kegiatan ini juga dilakukan guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Terutama di tengah pandemi Covid-19 di mana saat ini kebutuhan pangan menjadi hal utama yang harus terpenuhi.
“Kegiatan ini merupakan upaya yang dilakukan TNI dalam mendukung pencapaian swasembada pangan masyarakat yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Di samping itu juga, keikutsertaan personel Satgas di tengah-tengah masyarakat ditujukan untuk menambah semangat masyarakat dalam bercocok tanam,” jelas Letkol Irwan.







