WAINGAPU kabarntt.id—Sampai saat ini dana stimulan untuk masyarakat Sumba TImur yang terdampak badai seroja belum juga mendapatkannya. Pemerintah beralasan saat ini masih sedang validasi data penerima maupun pendamping di lapangan.
Dana stimulan dari pemerintah pusat itu sudah dikirim ke rekening daerah masing-masing yang terdampak badai siklon seroja tersebut.
Untuk diketahui Kabupaten Sumba Timur mendapatkan dana stimulan badai seroja mencapai Rp. 53.270.000.000 untuk 1.939 KK yang terdampak seroja. Rinciannya rumah rusak berat ada sekitar 658 KK dengan dan stimulan Rp 50 juta per KK, sedangkan yang rusak sedang mencapai 504 KK dengan dana stimulan Rp.25 juta per KK, dan rusak ringan ada 777 KK dengan dana stimulan Rp 10 juta per KK.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumba Timur, Ayub Tay Paranda, mendesak Pemerintah Sumba Timur dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur agar segera melakukan pencairan dana stimulan seroja tersebut. Karena masyarakat sudah sangat resah dengan dana yang belum kunjung dicairkan, padahal semua syarat sudah dipenuhi oleh penerima bantuan tersebut.
“Kami sudah koordinasi dengan pemerintah. Memang masih dilakukan validasi sesuai dengan juknis atau aturan yang ada. Meskipun begitu kami tetap desak pemerintah untuk segera mencairkan dana tersebut karena masyarakat sudah sangat lama menunggu dana ini. Jangan juga terlalu terpaku dengan juknis. Kalau ada penerima yang sudah lengkap bisa secara bertahap, jangan sampai tunggu lengkap satu kabupaten baru dicairkan. Itu proses yang akan sangat lama,” jelas Ayub kepada media ini, Kamis (15/9/2022).







