“Jadi kami dorong kalau ada desa/kelurahan yang sudah memenuhi syarat atau sudah lengkap ya secara bertahap sudah dicairkan. Jangan sampai gara-gara ada satu orang semua jadi menunggu,” ungkap kader Golkar tersebut.
Menurut Ayub, dari hasil koordinasi dengan pihak BPBD Sumba Timur terungkap bahwa uang sudah dalam rekening masing-masing penerima, namun belum dicairkan oleh bank yakni BRI dengan beberapa alasan.
Ayub meminta agar BPBD Sumba Timur lebih aktif berkoordinasi dengan semua pihak terkait sehingga ini cepat dicairkan. “Jangan juga mengendapkan dana terlalu lama di bank, kasian masyarakat,” kata Ayub.
Sebagai wakil rakyat, kata Ayub, pihaknya tetap mendesak pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan ini.
“Kasian masyarakat yang sudah jenuh menunggu. Apalagi kalau mereka punya pinjaman di bank untuk pembangunan rumah, kasian kan,” serunya. (np)







