Tellend juga mengingatkan bahaya penumpukan sampah yang terjadi dalam beberapa hari jika tidak diangkut. Tumpukan sampah ini akan menebarkan bau tidak sedap dan kemudian juga bisa menimbulkan bibit-bibit penyakit baru di antaranya bakteri dan virus-virus baru terkhususnya DBD ( demam berdarah dengue).
Tellend menyarankan pemerintah agar di penghujung musim hujan ini, selain Dinas Kebersihan, Dinas Kesehatan juga jarus proaktif melakukan fogging di masing-masing kelurahan, sehingga bisa mengantisipasi menyebarnya bibit nyamuk pembawa DBD.
“Dinas Kesehatan diharapkan juga bisa fokus dengan DBD ini, jangan hanya fokus pada Covid-19 saja kemudian abaikan DBD. Apalagi musim hujan begini, dan banyaknya sampah sudah pasti nyamuk DBD akan semakin banyak,” ujarnya.
Kepada warga Kota Kupang, Tellend juga meminta agar membuang sampah pada tempatnya dan tepat pada waktunya.
“Saran kepada masyarakat agar membuang sampah di tempat sampahnya dan kemudian pada jam-jam tertentu, yakni jam 6 sore ke atas sehingga mulai dari pagi hari Dinas Kebersihan mengangkutnya dan kita bisa melihat Kota Kupang itu bersih pada siang hari,” tutupnya. (lia)







