Karena itu, kata Eus, kalau mau supaya desa itu membuat masyarakatnya sejahtera, setiap kepala desa harus bisa bekerja sama dengan lembaga-lembaga adat, di samping lembaga-lembaga lain seperti lembaga agama dan lain sebagainya.
“Tetapi yang inti adalah lembaga-lembaga adat karena struktur adat di desa itu sudah lengkap dan juga tidak bisa diabaikan karena wibawa mereka dan pengaruh mereka masih sangat besar di dalam desa, yang berkaitan dengan pembangunan, terutama pengembangan sumber daya manusia (SDM) di desa itu,” jelasnya.
Hal ketiga, kata Eus, adalah soal tantangan yang sangat berat bagi kepala desa. “Karena untuk kita di TTU, hampir semua desa itu harus pengembangan SDM. Pengembangan SDM terutama dalam mengubah cara berpikir masyarakat, mindset masyarakat harus diubah,” urai Eus. (siu)







