LEMBATA KABARNTT.ID — Upaya mendorong ketahanan pangan lokal berbasis rumah tangga, Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang yang tergabung dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mengadakan sosialisasi bertajuk ‘Pemanfaatan Pekarangan Rumah sebagai Lumbung Pangan Keluarga’.
Kegiatan yang digelar belum lama ini berlangsung di Kantor Desa Belobatang, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi program individu MBKM, yang bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu perkuliahan dengan pengabdian kepada masyarakat.
Christine Novianty Nggata, selaku moderator kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan ini diadakan untuk mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal.
“Dengan melihat situasi yang ada, semoga melalui kegiatan ini bapa dan mama di Belobatang dapat memperoleh wawasan baru dalam menjadikan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga, demi mewujudkan ketahanan pangan lokal,” ujarnya.
Gardiana Roswita, yang hadir sebagai narasumber dari pihak kecamatan, dalam pemaparannya, menekankan bahwa pemanfaatan lahan pekarangan bukan hanya berdampak pada kesehatan dan ketahanan pangan keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi rumah tangga.
“Selain untuk kebutuhan konsumsi sendiri, hasil dari pekarangan bisa dijual dan membantu menambah penghasilan keluarga. Ini adalah strategi cerdas untuk mengurangi pengeluaran dan memperkuat ekonomi keluarga secara mandiri,” jelasnya.







