LABUAN BAJO kabarntt.id–Situasi pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat (Mabar), Edistasius Endi dan Yulianus Weng (Edi-Weng) saat ini.
Hal itu diakui Edi Endi di kesempatan perayaan misa syukur di Kantor Bupati Mabar dalam rangka memperingati 1 tahun kepemimpinan Edi-Weng menakhodai kabupaten ujung barat Pulau Flores tersebut, Selasa (1/3/2022).
“Situasi pandemi menjadi tantangan terbesar kita saat ini. Pengangguran meningkat, pertumbuhan ekonomi menurun, Pendapatan per kapita masyarakat rendah adalah dampak dari pandemi Covid-19,” tegas Bupati Edi.
Namun demikian, Edi tidak menampik bahwa Manggarai Barat memiliki potensi sangat luar biasa. Di antaranya keindahan bentangan alam, sumber daya manusia, dan berbagai hasil bumi lainnya.
Menurutnya, hingga Labuan Bajo ditetapkan menjadi destinasi pariwisata super prioritas saat ini bukanlah label yang mudah didapatkan.
“Karena itu berhadapan dengan situasi pandemi saat ini, saya mengajak agar semua elemen masyarakat terus bergerak maju, membangun daerah ini,” tandasnya.
Suatu keharusan baginya, kata Edi, untuk mengejar ketertinggalan di seluruh aspek penyelenggaraan pemerintahan. Juga saatnya bangkit mewujudkan Manggarai Barat yang mantap.
Karena itu perlu dilakukan tindakan-tindakan luar biasa agar Kabupaten Mabar tidak jauh tertinggal dari wilayah-wilayah maju lainnya.
“Bidang-bidang penggerak ekonomi meksi dimaksimalkan, seperti pariwisata, pertanian, perkebunan dan perikanan, infrastruktur dasar masyarakat, juga reformasi birokrasi,” tutup Edi. (obe)







