Karena itu, Rambu May meminta masyarakat untuk tidak lengah dan selalu mentaati prokes. “Seharusnya persolannya ada pada diri kita sendiri. Kedisiplinan kita dan kebandelan masyarakat terhadap protokol kesehatan seperti bermasker dengan baik, itu biasa tidak dijalankan dengan baik,” serunya.
Rambu juga menghimbau Satgas agar dalam penertiban prokes tidak hanya memperhatikan waktu penertiban, namun pada situasi yang terjadi.
Satgas juga memastikan seluruh pelayanan di rumah-rumah makan dan pedagang siap saji tetap memperhatikan kebersihan makanan dengan tetap menggunakan sarung tangan dalam penyajian.
“Tukang bakso, penjual jajanan itu harus lebih diperhatikan. Apakah makanannya bersih atau tidak? Dalam pelayanannya, apakah menggunakan masker atau kaus tangan plastik tidak? Ini hal-hal kecil yang selalu kita abaikan,” katanya mengingatkan.
Rambu May juga menyoroti pesta adat yang dilakukan agar untuk sementara ditiadakan sambil menunggu virus mematikan ini mereda.
“Pemerintah sudah sangat baik dalam menangani kasus Covid-19, dan ini memang kembali pada masyarakat. Masyarakat tidak boleh tunggu perintah karena ini melindungi diri kita sendiri. Ayo kita bergandengan tangan memutuskan rantai penyebaran Covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat,” kata Rambu. (np)







