Sementara Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, Dr. Lerry Rupidara,M.Si, menerangkan maksud dari penyelenggaraan rakor ini dalam rangka extra effort pengendalian inflasi di Provinsi NTT.
Rakor juga bertujuan untuk melakukan kerja sama, koordinasi dan mensinergikan pelaksanaan tugas TPID yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif dalam upaya pengendalian inflasi.
Selain itu, Asisten Manager dari Bank Indonesia Perwakilan Provinsi NTT, Putra Rizki menambahkan bahwa TPID Kabupaten Kupang perlu aktifkan satgas pangan terutama menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Rizki mengakui Kabupaten Kupang adalah sentra produksi utama komoditas hortikultura yang sangat baik untuk dipasarkan di Kota Kupang.
Rakor ini ditandai dengan penyerahan anakan lombok, salah satu komoditi tanaman cepat panen dari Pemprov NTT untuk Kabupaten Kupang.
Turut hadir perwakilan dari Kajari Kabupaten Kupang, Polres Kupang, Badan Urusan Logistik NTT serta undangan lainnya. (prokopim kabupaten kupang)







