KUPANG kabarntt.id—Pemerintah Provinsi NTT lebih banyak memberi perhatian dan fokus pada sektor pertanian dan peternakan. Harapannya setelah pandemi Covid-19 berangsur normal, NTT tidak mengalami devisit.
Hal ini ditegaskan Sekda NTT, Benediktus Polo Maing, dalam jumpa media di Kantor Gubenur NTT, Rabu (27/1/2020).
“Memang saat ini kita masih dalam penanganan covid dan tidak secara langsung memperbaiki ekonomi. Namun sasaran kami lebih pada sektor pertanian dan peternakan, sehingga jika pandemi berangsur normal, kita tidak langsung devisit, namum masih ada sektor-sektor vital seperti pertanian dan peternakan,” jelas Polo Maing.
Untuk diketahui, peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi NTT lebih tinggi dari rata-rata nasional. Tanggal 25-26 Januari masih cenderung tinggi. Hingga kemarin kasus Covid-19 di NTT mencapai 4.596 kasus, dengan kasus sembuh 2.189 kasus, kasus aktif 2. 282 dan kasus meninggal dunia mencapai 125 kasus.
Dengan keadaan ini Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota bersinergi untuk bersama mengurangi penyebaran Covid-19 khusus di Kota Kupang yang kian meningkat.
Dalam rapat koordinasi Wakil Gubernur NTT dengan Sekda Kota Kupang, Rabu pagi tadi disepakati untuk membentuk 2 tim pencegahan. Tim I untuk melakukan penegakan disiplin yang diketua Kasat Pol PP Provinsi dan bersinergi sampai ke tingkat paling bawah atau tingkat RT di Kota Kupang.
Sedangkan Tim II untuk melakukan tresing dan skrining dan juga tritment yang diketua oleh Drg. Dominggus Mere dan dibantu oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTT dan juga Asisten I Setda Kota Kupang.







