Bahkan dirinya yakin bahwa PPDI juga bisa menjadi lembaga pemersatu bangsa yakni sebagai media yang mampu membangun komunikasi dari pusat hingga ke desa.
“Organisasi apapun yang datang ke Kabupaten Kupang, siapapun mereka, haruslah datang sebagai solusi, bukan datang sebagai bagian dari masalah. Saya percaya kehadiran organisasi ini akan menjadi bagian dari solusi penyelesaian masalah desa di Kabupaten Kupang,” tandasnya.
Sekretaris Pengurus Pusat PPDI, Fathur Rofiq, mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus yang baru dilantik hari ini. Semoga bisa diberikan kekuatan rohani dan jasmani sebagai perangkat desa dan menanggung amanat PPDI.
Fathur menjelaskan awal muka terbentuknya PPDI tahun 2006 di Tegal, Jawa Tengah ini merupakan organisasi yang berbasis profesi dan ketenagakerjaan yang keabsahannya sudah terdaftar di Kemendagri dan anggarannya masing-masing memiliki rekening dan bendera organisasi.
Lembaga ini juga sebagai wahana silahturahmi dan media perjuangan.
Fathur berpesan agar terus menjalin komunikasi, koordinasi dan harmonisasi hubungan yang baik antara PPDI, Bupati dan Forkopimda serta PMD, BPD dan para kades.
Fathur berharap agar hubungan baik ini bisa menjadi salah satu barometer desa dalam melakukan kegiatan demi keberlangsungan organisasi.
“Mari bersama manfaatkan organisasi ini sebagai media silahturahmi serta manfaatkan komunikasi dengan adanya BPD akan segera tersampaikan,” tutupnya. (prokopim/putra koroh)







