George memastikan dalam waktu dekat akan mengumpulkan para developer untuk minta setelah membangun perumahan harus disertai dengan pekerjaan jalan lingkungan yang baik sehingga tidak membebani pemerintah.
Dia juga sepakat tentang penataan kabel jaringan di bawah tanah seperti di Jepang. Pemkot Kupang, menurutnya, akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti PLN, Telkom, para provider internet serta Perumda Air Minum untuk membahas tentang penataan ini.
Dia menambahkan, pertemuan hari ini tidak hanya sekadar silahturahmi untuk memperkenalkan diri. Tapi lebih dari itu dia ingin mendengar langsung masukan dan saran dari warga terkait penanganan kebersihan dan persoalan sosial kemasyarakatan lainnya.
Karena itu saat berkantor di kelurahan, Penjabat Wali Kota didampingi oleh sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait agar setiap masukan warga bisa segera ditindaklanjuti.
Selain membahas tentang penataan kawasan Perumahan BTN Kolhua dan kebersihan, sejumlah tokoh masyarakat juga menyinggung soal pemanfaatan Pasar Tani yang terletak tepat di belakang Kantor Lurah Kolhua, yang selama ini tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Selain itu warga juga minta agar dibangun Puskemas Kolhua di tanah Pemkot yang tidak jauh dari Kantor Lurah, karena selama ini warga harus ke Puskemas Sikumana yang jaraknya cukup jauh.
Usai berdialog dengan para Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat, Penjabat Wali Kota berkesempatan untuk kerja bakti membersihkan sampah di sepanjang jalan seputaran Kantor Lurah Kolhua dan Polsek Maulafa menuju Jembatan Petuk bersama para ASN Pemkot Kupang dan warga. (pkp_ans)







