Rumah Sakit Penuh, Puskesmas Penkase Kupang Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kota Kupang Herman Man

Saat ini, kata  Rudi, pihaknya akan melengkapi fasilitas penunjang di puskesmas tersebut serta melakukan koordinasi dengan semua puskesmas guna membahas ketersediaan petugas yang didatangkan dari semua puskesmas.

Rencananya masing-masing puskesmas diminta menyediakan 12 petugas terdiri atas dokter dan perawat, yang akan bertugas secara bergilir di Puskesmas Penkase sebagai tempat isolasi.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebelum memantau Puskesmas Penkase, Herman Man bersama rombongan juga mengunjungi Puskesmas Manutapen yang diterima langsung oleh Kepala Puskesmas Manutapen, dr. Haryono.

Menurut dr. Haryono, mereka sudah membagi tim untuk melakukan pemantauan terhadap pasien positif Covid-19 yang berjumlah 28 orang dan tersebar di tiga kelurahan yang masuk dalam wilayah pelayanan mereka, yakni Kelurahan Manutapen, Kelurahan Mantasi dan Kelurahan Fatufeto.

Pada kesempatan itu dr. Haryono bersama para petugasnya sempat mengeluhkan tidak adanya mobil ambulans di puskesmas  sehingga sering mengalami kendala saat hendak merujuk pasien.

Menanggapi keluhan tersebut Herman Man berjanji akan memperhatikan kendala itu.

Usai dari Puskesmas Manutapen, Herman Man bersama rombongan melanjutkan pemantauan ke Puskesmas Alak di Kelurahan Nun Baun Sabu. Di sana mereka diterima Kepala Puskesmas, dr. Panondang Pandjaitan.

Menurut Pandjaitan, saat ini ada 28 pasien positif yang sedang dalam pemantauan petugas mereka dan tersebar di lima kelurahan yang masuk dalam wilayah pelayanan mereka, yakni Kelurahan Nunhila, Nun Baun Delha (NBD), Nun Baun Sabu (NBS), Penkase, Namosain serta Alak.

Pos terkait