“Fokus kita dalam kurun waktu tiga bulan ke depan ialah mengimplementasikan gerakan Tanam Cepat Panen Cepat pada semua tingkatan pemerintahan yang ada. Gerakan ini diharapkan akan menguatkan ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat d itengah terpaan inflasi nasional dan internasional,” kata Masneno.
Di akhir sambutannya, Masneno mengatakan dengan sinergitas dan kolaborasi yang baik, maka kebutuhan-kebutuhan mendesak dari seluruh masyarakat Kabupaten Kupang akan terakomodir secara bertahap.
Pemerintah juga akan terus bekerja dengan berbagai pertimbangan yang berbasis analisis risiko dan mitigasi bencana.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, dalam sambutannya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas kerja kerasnya dalam menuangkan pikiran, tenaga dan perhatian dalam menyiapkan materi persidangan sehingga bisa mulai melaksanakan sidang hingga beberapa hari ke depan.
Karena perubahan anggaran ini memiliki peranan besar, Taimenas berharap kiranya pembahasan rancangan perubahan APBD ini akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat daerah Kabupaten Kupang dan menangkap semangat pembangunan yang di usung oleh kepala daerah.
Selain itu, sidang perubahan ini juga akan membahas dan menetapkan salah satu rancangan peraturan daerah tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana di Kabupaten Kupang. Dengan dibentuknya peraturan daerah ini, Taimenas berharap Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kupang bisa lebih efektif dalam melaksanakan tugas dan fungsinya lebih optimal dalam menangani persoalan bencana sehingga masyarakat yang terdampak bencana bisa memperoleh pelayanan pemerintah sebagaimana yang telah tertuang dalam peraturan daerah. (prokopim kab. kupang)







