Natun juga mengungkapkan bahwa gereja merupakan pusat pendidikan yang sesungguhnya. “Karena itu kita harus jadikan gereja ini menjadi bagus serta menjadi pusat pendidikan bagi generasi penerus kita,” pintanya.
Dia berharap, panitia bisa berkolaborasi dengan semua pihak seperti yang sudah dijelaskan Wabup Jerry demi membangun gereja sebaik-baiknya.
Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur, Pdt. Yappi Niab, menambahkan, “HUT ke-75 ini kami akan membangun gedung kebaktian dengan waktu, tenaga dan persekutuan jemaat yang diuji. Pesan saya, belajar dari orangtua zaman dahulu, yang mana modal utama membangun gereja adalah persekutuan jemaat, bukan semata soal anggaran saja.”
Pdt. Yappi menegaskan, gereja dan pendidikan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan. “Ada PAUD di sini, gedung gereja yang lama bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan. Spirit persatuan, persekutuan serta konsentrasi politik bisa berjalan tapi jangan merusak relasi jemaat,” tutupnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun dan peletakan batu pertama di lokasi pembangunan gedung gereja.
Turut mendampingi, perwakilan utusan gubernur, Sekretaris Biro Keuangan Setda NTT, Okto Tabelak, Camat Amarasi Timur Yan Gai, Kepala RSKK Maria Sau, tokoh adat dan tokoh masyarakat, Ketua Majelis Jemaat Betania Pdt. Fentris M. Sa’u – Rihi, Ketua Panitia Pembangunan Peletakan Titus Amfoni serta para Jemaat GMIT Betania Teunbaun Rabe. (prokopim kabupaten kupang)







