Wartawan Meradang, Dilarang Liput Kepala Bappenas di Labuan Bajo

Mabar wartawan dilarang liput

LABUAN BAJO kabarntt.idM–Sejumlah wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur dilarang meliput kunjungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa,   di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Kamis (16/7/2020).

Ketika beberapa wartawan memasuki area Puncak Waringin, seorang petugas penjaga pintu mempertanyakan undangan ke wartawan. Padahal sebelum rombongan menteri tiba di lokasi tersebut, sejumlah awak media sudah menunggu hampir 1 jam.

Bacaan Lainnya
Scroll kebawah untuk lihat konten
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Saat kami datang, petugas penjaga menyarankan untuk cuci tangan dan cek suhu tubuh. Kami sudah lakukan itu, sebelum pihak kementerian tiba di lokasi. Selanjutnya kami isi buku tamu sesuai saran. Namun sesaat ketika rombongan menteri hendak tiba kami malah diusir keluar,” ungkap John Lewar, wartawan salah satu televisi nasional.

Sempat seorang pegawai BOPLBF berusaha melobi ke pihak kementerian, namun wartawan mempertanyakan kapasitasnya. “Dikiranya kegiatan tersebut bisa diliput, ternyata tidak. Kami wartawan TV dan media daring lainnya sempat mendekat di pintu masuk, namun ditolak juga,” ungkap Vera, kontributor TVOne diamini oleh wartawan lainnya.

Menurut John Lewar, ini bentuk pengerdilan terhadap kebebasan pers. Padahal dirinya bersama rekan media lainnya, sudah mengikut protokol kesehatan sesuai saran, bahkan mereka menyuruh untuk menunggu di lokasi proyek.

Baginya, meliput kunjungan presiden saja tidak serumit kunjungan Menteri PPN/Kepala Bappenas. John mempertanyakan, apakah ada ketakutan pihak kementerian terhadap media lokal.

Pos terkait