“Saya minta kementerian terkait di republik ini, ketika datang ke Labuan Bajo, jangan menganaktirikan media lokal. Justru media lokal lebih banyak tahu situasi di Labuan Bajo,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua PWMB (Persatuan Wartawan Manggarai Barat), Servatinus Mammilianus. Servan mengutuk keras tindakan penolakan tersebut.
“Tentu kita tidak menerima apa yang mereka lakukan. Tidak hanya tindakan di Puncak Waringin, tetapi koordinasi antara panitia dengan pekerja media tidak kita rasakan. Seandainya kita tahu dari awal bahwa kita tidak diperbolehkan meliput, pasti kita tidak akan ke lokasi,” kata Servan.
Servan mengatakan, masih banyak topik liputan lain yang juga sangat penting. Ia sangat menyayangkan dan mempertanyakan mengapa para wartawan dilarang meliput tanpa ada informasi sejak awal.
“Kita siap menjalankan protokol kesehatan dalam peliputan, tetapi mereka tidak mengizinkan meliput,” kata Servan. (obe)







