KEFAMENANU kabarntt.id – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Timor Tengah Utara (TTU), AKBP Moh. Mukhson S.H., S.I.K., M.H memimpin langsung apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Turangga 2023.
Giat apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Turangga 2023 tersebut dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres TTU, Selasa (7/2/2023), dengan sandi “Keselamatan Berlalu Lintas yang Pertama dan Utama”.
Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08.30 Wita tersebut dihadiri Wakapolres TTU, Kompol Jeffris L. D. Fanggidae, S.H, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Laode Irwan Halim S.I.P, M.Tr (Han) yang diwakili oleh Danramil 1618-01/Kota, Mayor Inf. Made Ngakan Marjana, Kasat Pol PP Kabupaten TTU, Agusto Solokan, Kepala UPTD Samsat Kabupaten TTU, Maria Sarah, perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten TTU dan para PJU Polres TTU.
Sebagai Komandan Upacara, yakni Kasat Lantas Polres TTU, Iptu Rahmat Agus Ibrahim S.E.
Sementara itu, sebagai peserta dalam upacara yakni satu peleton anggota TNI Kodim 1618/TTU, satu peleton Satuan Samapta Polres TTU, satu peleton satuan Lalu Lintas Polres TTU, satu peleton Sat Intelkam Polres TTU, satu peleton Dinas Perhubungan dan satu pleton PNS UPTD Samsat Kabupaten TTU.
Kapolres TTU, AKBP Moh. Mukhson S.H., S.I.K., M.H kepada media mengatakan, apel gelar pasukan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 H di wilayah hukum Kabupaten TTU dan akan digelar selama 14 hari ke depan.
“Ini sifatnya preemtif dan preventif. Sesuai dengan Surat Telegram (STR) kegiatan operasi akan dilaksanakan kurang lebih 14 hari mulai dari tanggal 7 Februari hingga tanggal 20 Februari tahun 2023,” jelasnya.
Jumlah personil keseluruhan sebanyak 40 orang personil yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan Kabupaten TTU, Satpol PP Kabupaten TTU dan UPTD Samsat Kabupaten TTU.
Upaya-upaya yang dilakukan dalam kegiatan tersebut, lanjut Kapolres TTU, AKBP Moh. Mukhson, seperti pemasangan baliho, penyebaran pamflet dan himbauan Kamtibmas.
“Kita bekerja sama dengan semua pihak dari unsur TNI, Dispenda dan Satpol PP. Intinya kita jalin kerja sama meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi dalam rangka menciptakan Sitkamseltibcarlantas yang kondusif,” ujarnya.
Lebih jauh Mukhson menjelaskan, angka lakalantas di Kabupaten TTU cukup tinggi. Salah satu faktor penyebabnya adalah sarana dan prasarana pendukung yang kurang memadai. Contohnya rambu-rambu, khususnya penerangan pada malam hari.
“Wilayah kita ini cukup luas. Penerangan kurang memadai sehingga ada banyak terjadi kecelakaan,” ucapnya.
Mukhson menambahkan, Polres TTU akan terus membangun kerja sama sehingga tercipta Kamtibmas kondusif dan Kamseltibcarlantas diminimalisir.
“Saya sudah sampaikan kepada seluruh jajaran kami (Polres TTU) bahwa harus menjalin kerja sama dengan semua pihak untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif khususnya Kamseltibcarlantas agar tidak terjadi lagi yang namanya kecelakaan, pelanggaran. Meminimalisir sekecil mungkin. Mengedukasi kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas,” ujar Mukhson.
Sasaran kegiatan operasi tersebut untuk seluruh pengguna jalan baik pejalan kaki, pengguna kendaraan bermotor roda dua dan roda 4 agar selalu menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalan. (siu)







