Berduet dengan Makarim sebagai co-Sherpa V20 2022, Alissa Wahid – kini Duta SGDs Indonesia dan Ketua Tanfidziyah PBNU – menjelaskan, melalui V20 2022 Summit Indonesia mengajak dunia bergerak bersama menuju pemulihan global di atas fondasi nilai. “Values at the Center sebagai tema utama Komunike sungguh tepat,” kata Alissa yang dikenal aktif dan persisten mendorong kehadiran nilai-nilai unggul individu dalam kebijakan publik.
V20 2022 Summit menghadapi setidak-tidaknya dua tantangan krusial di tataran global.
Pertama, pecahnya perang Rusia – Ukraina tahun ini yang menimbulkan rentetan krisis pangan dan energi. Kedua, tantangan yang sudah disadari sejak lama yaitu perubahan iklim. Problem-problem ini tentu tidak dapat dihadapi sendiri-sendiri oleh setiap negara tapi membutuhkan pendekatan dan kesepakatan multilateral.
Urgensi lain yang perlu terus dikawal adalah proses kebangkitan dunia setelah dilanda pandemi global sejak Maret 2020.
Menghadapi isu-isu tersebut, V20 percaya bahwa nilai-nilai integritas, tanggung jawab, keadilan, darmabakti, belarasa, dan gotong royong harus dipegang teguh sebagai landasan pemulihan global berkelanjutan.
Selain pemulihan kesehatan, dunia juga amat menantikan pemulihan ekonomi pascapandemi. Maka, Wakil Menteri Kartika Wirjoatmodjo mendorong pelaku bisnis nasional dan global untuk menerapkan keutamaan nilai dalam langkah dan pengambilan keputusan usaha.
“Ekosistem bisnis banyak menghadapi tantangan global saat ini, khususnya pemulihan pasca pandemi. Untuk bisa menghadapi segala tantangan, penerapan strategi bisnis harus berlandaskan pada values yang kuat dan efektif,” ujarnya.







