Selain itu, tambah Lery, efisiensi distribusi dan konsumsi, belanja cerdas, olah sampah makanan menjadi kompos dan bentuk food bank seperti yang sudah dilakukan di beberapa daerah di Indonesia antara lain di Surabaya dan Bandung, setidaknya menjadi contoh dalam giat Bijak Cegah FLW.
Mewujudkan tekad ini, seluruh aparatur di Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda NTT, mengkirarkan Tekad Mencegah Food Loss and Waste, dengan mulai dari diri sendiri dan keluarga untuk bijak menggunakan makanan, sambil terus mengkampanyekan gerakan Cegah Food Loss and Waste. (paul/biro perekomian dan pembangunan setda ntt)







