“Kejadian ini tentu melukai hati , bukan saja orang Kristiani tetapi juga sesama saudara warga negara Indonesia yang mencintai kemanusiaan, perdamaian dan keadilan. Komunikasi dan dialog antar umat beragama khususnya komunikasi dalam karya-karya nyata perlu kita tingkatkan. Toleransi harus mewujudnyata dalam perbuatan amal lintas agama, khususnya perhatian bersama kepada kelompok akar rumput yang tidak berdaya,” kata wakil rakyat dari Dapil Sumba ini.
Ungkap Jaringan
Ajakan yang sama juga dikemukakan anggota DPRD Lembata, Petrus Balawukak.
Wakil rakyat dari Partai Golkar ini mengecam keras aksi kejahatan itu. “Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Tindakan keji ini tidak dibenarkan oleh ajaran agama mana pun. Saya berharap agar masyarakat, terutama umat kristiani jangan terprovokasi, tetapi tetap waspada terhadap gerakan terorisme,” kata Balawukak.
Sekretaris DPD Golkar Lembata ini berharap negara harus menjamin rasa aman bagi semua umat beragama dalam menjalankan ibadah terutama umat kristiani menjelang Pekan Suci.
“Kita mendesak aparat keamanan terutama Polri dan TNI untuk mengungkap secara tuntas pelaku dan jaringannya demi terciptanya kedamaian di tengah masyarakat,” tandas Balawukak. (lia/den)







