Dijelaskannya, hus akan berlanjut tahun depan pada tanggal yang sama. Hal tersebut dimaksudkan untuk menjadikan desanya sebagai tempat penyelenggaraan hus setiap tahun.
“Ada hadiah yang disediakan kepada penunggangg kuda yang beruntung. Dan hadiah itu bukan sebagai motivasi utama dari para penunggang kuda, karena hus sendiri merupakan wujud sukacita yang dirasakan oleh warga,” kata Mikael. (*/nie)







